KONTRAK
PERKULIAHAN
Nama
Mata Kuliah : Teknologi beton
Kode
Mata Kuliah : TSMU 3107
Pengajar : Ir. Marsono,MT
Semester
: Genap
Hari
Pertemuan : Jum’at
Jam 13.00 – 14,40
Tempat
Pertemuan : Ruang III,09
A. Manfaat
Mata Kuliah
Beton merupakan bahan bangunan yang banyak dipakai untuk
pembangunan, peningkatan dan perbaikan infra struktur. Tuntutan kualitas
sangat mengemuka seiring dengan
kebutuhan yang semakin meningkat. Untuk mengakomodasi tuntutan perlu
pengetahuan bahan susun beton (semen, air, agregat, bahan tambah) secara detail
untuk mendukung diperolehnya kualitas beton. Tidak kalah pentingnya bagaimana
melakukan pengolahan beton secara akurat dan terukur yang dimulai dari
perancangan/perhitungan mix desain beton. Untuk menjamin kualitas yang dapat
diandalkan digunakan metode pengujian dan evaluasi pekerjaan beton yang tepat.
Pengetahuan tentang macam-macam beton untuk menterjemahkan kebutuhan akan
spesifikasi penggunaan beton sangat disarankan
B. Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah ini adalah teori yang membahas tentang
pengetahuan, syarat mutu, kualitas bahan baku untuk membuat adukan beton, cara
menghitung rancangan adukan beton,cara membuat benda uji beton,serta tata cara
pengujian kekuatan desak ditambah syarat mutu & cara pengujian bahan-bahan
bangunan yang terbuat dari semen, air, agregat, bahan tambah.
C. Standar Kompetensi dan Kompetensi
Dasar/ Capaian Pembelajaran (CP
Setelah selesai mengikuti perkuliahan ini
mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan untuk:
1. Mendeskripsikan bahan untuk beton, macam jenis batuan
dan alat penguji batuan.
2. Mendeskripsikan syarat agregat halus untuk adukan beton.
3. Mendeskripsikan bermacam-macam hasil pengujian agregat halus
&kasar.
4. Mendeskripsikan pengertian,fungsi dan jenis Portland Cement, sifat-sifat PC yang dipersyaratkan , tujuan pembuatan data hasil uji beberapa jenis
PC.
5. Mendeskripsikan kebutuhan bahan beton sesuai proporsi campuran
dalam MixDesign
6. Mendeskripsikan proses pembuatan benda uji beton kubus atau
silinder yang baik, cara pengujian slump beton di laboratorium atau dilapangan
7. Mendeskripsikan beberapa pengujian beton dengan mesin tekan dan
Hummertest, menghitung dan menyimpulkan kekuatan
karakteristik beton dengan benar.
8. Mendeskripsikan beberapa jenis , macam baja konstruksi, kualitas baja konstruksi untuk
bangunan, cara pengujian bahan baja konstruksi .
D. Organisasi Materi
![]() |
|
Gambar 1
Keterangan:
- Pengertian Semen,
Produksi, komposisi, sifat kimiawi
semen, jenis semen, semen khusus.
- Memahami Agregat: Mineralogi, karakteristik,
- Memahami Agregat pengujian dan standar
- Air: Fungsi, dan persyaratan baku
- Bahan
Tambah Kimia dan Mineral (Chemical and Mineral Admixtures Lautan
- Rancang
Campur Beton Normal Rancang Campur Beton NormalPrinsip dasar, standar dan perhitungan
berdasarkan SNI 2847: 2013 dan SNI 03- 2847: 2000
- Rancang
Campur Beton Normal Rancang Campur Beton NormalPrinsip dasar, standar dan perhitungan
berdasarkan SNI 2847: 2013 dan SNI 03- 2847: 2000
- Produksi
Beton dan Sifat Beton Segar:
- Sifat
Mekanik Beton dan cara pengujiannya
- Sifat Mekanik Beton dan
cara pengujiannya
- Kontrol
Kualitas Beton
- Kontrol Kualitas Beton
- Durabilitas beton:
- High Performance Concrete (Beton Khusus):Pengenalan
karakteristik
- High Performance Concrete (Beton Khusus):Pengenalan
karakteristik
- High Performance Concrete (Beton Khusus):Pengenalan
karakteristik
E. Strategi
Perkuliahan
Perkuliahan ini dilaksanakan dengan metode
pembelajaran :
1.
Ceramah dan
tanya jawab.
2.
Demonstrasi
penunjukan alat dan bahan di Laboratorium.
3.
Diskusi
dengan cara mahasiswa mempresentasikan hasil kerja kelompok
4.
Problem
solving pembutan Mix Design beton
5.
Penugasan
dengan cara dosen memberikan tugas kepada mahasiswa untuk dikerjakan di rumah
F.
Materi/Bacaan Perkuliahan
1. Badan Standarisasi Nasional, (2000), SNI 03-2834-2000: Tata Cara
Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal, Jakarta: Badan Standarisasi Nasional
2. Badan Standarisasi Nasional, (2013), SNI 2847:2013: Persyaratan
Beton Struktural untuk Bangunan Gedung, Jakarta: Badan Standarisasi Nasional
3. Gani, M.S.J., (1997), Cement and Concrete, London: Chapman
& Hall.
4. Kardiyono Tjokrodimuljo, (1996), Teknologi Beton, Yogyakarta:
Penerbit Nafiri.
5. Nawy, E.G., (1996), Reinforced Concrete: A Fundamental Approach
3rd edition, New York: Prentice Hall.
6. Mindes, S., Young, J.F., and Darwin, D., (2003), Concrete 2nd
Edition, New Jersey: Prentice Hall.
7. Neville, A.M., (1997), Properties of Concrete, New York: John
Wiley & Sons. Inc.
G. Tugas
1.
Menguji kualitas pasir, kerikil, dan PC yang merupakan data-data untuk menghitung
mix design.
2.
Membuat rancangan adukan beton
yang benar dengan memanfaatkan hasil hitungan data-data pengujian, menghitung hasil-hasil
pengujian kuat desak beton
3.
Menguji secara visual, pengukuran,dan
kekuatan bahan-bahan bangunan dari baja.
H. Kriteria Penilaian
|
No.
|
Jenis Tagihan
|
Bobot (%)
|
|
1.
|
Partisipasi kuliah
|
75 %
PRESENSI
|
|
2.
|
Presentasi dan diskusi
|
10 %
|
|
3.
|
Tugas-tugas
|
20 %
|
|
4.
|
Ujian Tengah Semester
|
30 %
|
|
5.
|
Ujian Semester
|
40 %
|
|
|
Jumlah
|
100 %
|
|
Nilai
|
Point
|
Range
|
|
A
|
4,00
|
86-100
|
|
B+
|
3,25
|
75-85
|
|
B
|
3,00
|
71-74
|
|
C+
|
2,25
|
64-65
|
|
C
|
2,00
|
56-63
|
|
D
|
1,00
|
00-55
|
I. Jadwal Perkuliahan
|
Minggu Ke-
|
Kompetensi Dasar
|
Strategi Perkuliahan
|
Sumber Referensi
|
|
1.
|
Semen:
|
1. Ceramah.
2. Tanya jawab
3. Pemberian tugas praktek
4. membuat laporan
|
Badan Standarisasi Nasional, (2000),SNI
03-2834-23/03/1900 8:00:00 Tata Cara
Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal Jakarta : Badan Standarisasi
Nasional,(2013)
Badan Standarisasi Nasional, (2000),SNI
2847:2013: Persyaratan Beton Struktural Untuk Bangunan Gedung Jakarta : Badan
Standarisasi Nasional
Gani, M.S.J., (1997), Cement and Concrete,
London: Chapman & Hall.
Kardiyono Tjokrodimuljo,(1996), Teknologi
Beton,Yogyakarta: Penerbit Nafiri.
Nawy, E.G., (1996), Reinforced Concrete: A
Fundamental Approach 3rd edition,New York: Prentice Hall
Mindes, S., Young, J.F., and Darwin, D.,
(2003),Concrete 2nd Neville, Sons. Inc.New York: John Wiley &Properties
of Concrete,A.M., (1997),Hall
|
|
Produksi,
komposisi, sifat kimiawi semen, jenis semen, semen khusus.
|
|||
|
2.3.
|
Agregat:
|
||
|
|
Mineralogi,
karakteristik,pengujian dan standar.
|
||
|
4.
|
Air:
|
||
|
|
Fungsi,
dan persyaratan baku
|
||
|
5
|
Bahan Tambah Kimia dan Mineral (Chemical
and Mineral Admixtures):
|
||
|
|
1.
Fungsi, cara kerja, dan pengaruh bahan tambah (water reducers, air
entrainers,set controllers) terhadap karakteristik beton,
2.
Pengantar tentang bahan pengganti sebagai semen (supplementary
cementing materials) dan pozolan: Fly ash,blast furnace slag, silica fume,
dan metakaolin): produksi, persyaratan,karakteristik, dan pengaruhnya
karakteristik beton.
3.
Bahan tambah mineral lainnya: reactive dan inert.
|
||
|
6.7
|
Rancang Campur Beton Normal:
|
||
|
|
Prinsip
dasar, standar dan perhitungan berdasarkan SNI 2847: 2013 dan SNI 03- 2847:
2000
|
||
|
8.
|
Produksi Beton dan Sifat Beton Segar:
|
||
|
|
Tata
cara pengadukan,transport, pengecoran,pemadatan dan perawatan (curing) beton.
Karakteristik beton segar dan cara pengukurannya
|
||
|
9.10
|
Sifat Mekanik Beton dan cara pengujiannya:
|
||
|
|
1.
Kuat tekan dan faktor-faktor yang berpengaruh.
2.
Kuat tarik: langsung dan tidak langsung.
|
||
|
11.12
|
Kontrol Kualitas Beton:
|
||
|
|
Perhitungan
dan analisis kualitas beton menurut SNI 2847: 2013 Pengenalan fungsi dan
standar penggunaan:
1.
Non-Destructive Test (Hammer Test)
2.
Semi-Destructive Test,(core drill)
|
||
|
13.
|
Durabilitas beton:
|
|
|
|
|
Pengantar durabilitas, durabilitas lainnya.
|
||
|
14.15.16
|
High Performance Concrete (Beton Khusus):Pengenalan
karakteristik
|
||
|
|
1.
Beton berserat (fibrereinforced
concrete),
2.
Beton Mutu Tinggi (highstrength
concrete),
3.
Beton ringan (lightweight
concrete),
5.
Beton massa (massconcrete)
6.
Self- compacting concrete;
7.
Shotcrete;
Beton
khusus lainnya
|
Perwakilan Mahasiswa Dosen Pengampu
( ) ( M a r s o n
o )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar